UNW Mataram dan Konsulat Pendidikan Internasional Jepang Tanda Tangani MoU Penguatan Tri Darma Perguruan Tinggi

MATARAM, selaparangpost.com — Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lembaga Konsultan Pendidikan Internasional asal Jepang pada Senin (22/04/2025).

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan dilakukan di kampus UNW Mataram dan dihadiri langsung oleh Rektor UNW Mataram, Dekan Fakultas Peternakan, perwakilan Konsultan Pendidikan Internasional Jepang, serta sejumlah pejabat kampus lainnya.

Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik secara global.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membuka peluang pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hingga program magang internasional bagi mahasiswa,” Kata Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin kepada Radar Lombok, kemarin.

Dikatakan lebih lanjut, bahwa berbagai upaya dilakukan untuk memajukan semua fakuktas dan prodi di UNW Mataram. Hal, ini sejatinya muaranya tidak lain supaya kampus pahlawan nasional bisa bersaing baik ditingkat, regional, nasional maupun Internasional.

‘’Untuk itu, Melalui kolaborasi ini, kita berharap alumni dan mahasiswa di semua fakultas termasuk di Peternakan mengembangkan kompetensi yang lebih tinggi dan mampu bersaing di tingkat Internasional,’’ harapnya.

Menurutnya, bahwa kerjama yang telah dibangun ini, sejatinya sesuai dengan visi dan misi UNW Mataram. Dimana visi yang tertuang menjadi Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi yang Religius, Bermutu, Berbudaya, Berdaya Saing Nasional dan International.

Dalam mencapai visi itu,dengan misi Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan yang religius, bermutu, berbudaya dan mampu berdaya saing, Meningkatkan penyelenggaraan penelitian yang integratif, berbasis kearifan lokal menuju universitas riset yang berkelanjutan, Meningkatkan penyelenggaraan pengabdian yang dibutuhkan oleh masyarakat, Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang saling menguntungkan dan berkelanjutan, Mengembangkan manajemen pendidikan Tinggi yang bermutu menuju Good university Government (GUG).

‘’Makanya, kita terus menjalin mitra dan hari ini, kita melakukan MoU dengan Konsultan Pendidikan Internasional Jepang dalam Bidang Tridarma Perguruan Tinggi

Ditempat yang sama Dekan Fakultas Peternakan UNW Mataram, Alimuddin menjelaskan bagaimana kerjasama ini diawali dengan komunikasi intens dan bisa direalisasikan walaupun sempat tertunda karena seharusnya diadakan di Jepang pada Maret lalu, dan memberikan semangat untuk para alumni dan mahasiswa agar terus optimis dan berani menantang masa depan.

“Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Fakultas Peternakan UNW Mataram, melalui kerjasama ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi dan mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga dapat berkontribusi dalam pembangunan sektor peternakan di tanah air”, jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjalin sinergi yang produktif antara Fakultas Peternakan UNW Mataram dan Konsultan Pendidikan Internasional Jepang, yang akan menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bidang peternakan, serta membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk meraih kesuksesan di tingkat global.

Sementara itu, perwakilan dari Konsultan Pendidikan Internasional Jepang, Mr. Ohtomo Eizoh, juga menyampaikan harapan besar terhadap kerjasama ini.

“Kami percaya bahwa melalui kerjasama ini, kedua belah pihak dapat saling belajar dan berbagi pengetahuan dalam bidang peternakan dan dibidang-bidang lainnya serta meningkatkan kapasitas tenaga kerja di sektor ini,” ujarnya.

Kedua belah pihak sepakat untuk menjalankan program-program yang akan dimulai dalam waktu dekat, termasuk pelatihan berbahasa jepang dalam berbagai level, pertukaran mahasiswa dan program magang di Jepang bagi mahasiswa serta program bekerja pada perusahaan-perusahaan Jepang bagi alumninya. (SP)

UNW Mataram Resmi Selenggarakan Program PPG

MATARAM, selaparangpost.com — Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Izin Operasional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII. Hal itu, berdasarkan SK dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tertanggal 08 April 2025 dengan nomor SK: 0751/BI/HK.03.00/2025.

SK tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., kepada kepada Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin, S.E., M.Pd yang disaksikan oleh jajaran pimpinan UNW Mataram, Wakil Rektor I, Drs. H. Muh Syukri, M.MPd., Wakil Rektor 3, Dr. H. Lalu Sirojul Hadi, M.Pd., Dekan FKIP UNW Mataram, Tim Revitalisasi LPTK UNW Mataram.

Dengan terbitnya izin operasional ini, UNW Mataram kini menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di wilayah Nusa Tenggara Barat yang dipercaya untuk menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Program ini ditujukan untuk mencetak tenaga pendidik profesional yang memenuhi standar kompetensi nasional serta siap menghadapi tantangan dunia pendidikan modern.

SK Izin Operasional ini menandai tonggak penting bagi UNW Mataram dalam mendukung kebijakan nasional peningkatan mutu dan profesionalisme guru melalui penyelenggaraan program PPG.

Dengan diperolehnya izin ini, UNW Mataram menjadi salah satu dari 4 (empat) Perguruan Tinggi penyelenggara PPG di NTB yaitu 1 (satu) PTN dan 4 PTS (Universitas Mataram, Universitas Hamzanwadi, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Pendidikan Mandalika, dan UNW Mataram) yang dipercaya untuk mencetak guru profesional melalui jalur PPG Prajabatan maupun Dalam Jabatan.

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas kesiapan UNW Mataram dalam memenuhi persyaratan penyelenggaraan program PPG.

“Pemberian SK ini merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab besar. Kami berharap UNW Mataram mampu menjadi mitra strategis dalam menciptakan guru-guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan integritas,” ujarnya.

Menurutnya, penyampaian SK Izin operasional PPG ke UNW Mataram ini merupakan salah satu dari 3 (tiga) agenda penyampaian SK Izin Operasional Program Studi di wilayah kerjanya pada bulan April tahun 2025 yaitu Prodi Pendidikan Profesi Guru untuk UNW Mataram, Prodi Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter untuk Universitas Bumigora dan Universitas Muhammadiyah Mataram.

Dijelaskan, bahwa keberadaan prodi “bergengsi” ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas dan diharapkan bermanfaat maksimal bagi visi mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.

Sementara Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin, S.E., M.Pd mengungkapkan rasa syukur dan komitmen institusinya dalam menyelenggarakan program PPG sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

“Kami siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

Dikatakan, dengan adanya program PPG ini, UNW Mataram dapat berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan nasional, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

“Alhamdulillah, ini adalah tonggak sejarah baru bagi UNW Mataram. Kami berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan Program PPG dengan mutu terbaik, demi menghasilkan guru-guru profesional yang siap mengabdi di seluruh pelosok negeri,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap UNW Mataram dapat menjaga kualitas penyelenggaraan PPG dan menjadi mitra strategis dalam mencetak guru berkualitas di wilayah timur Indonesia. (SP)

Hadi ke 72 NW dan Mukernas PBNW akan Digelar Serentak Awal Mei Mendatang di Kota Mataram

Mataram, selaparangpost.com — Perayaan Hari Jadi (Hadi) ke-72 Organisasi Nahdlatul Wathan (NW) akan digelar bersamaan dengan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) 2025 di Kota Mataram pada 1 -3 Mei 2025 mendatang.

Kepastian jadwal tersebut diputuskan pada Rapat Koordinasi jajaran PBNW dengan panitia Hadi di Mataram, pada Jum’at 18 April 2025 kemarin.

“Insya Allah Perayaan HADI ke – 72 organisasi NW dan Mukernas PBNW untuk tahun ini kita adakan serentak di satu tempat. Kita putuskan dua agenda besar NW tersebut dilaksanakan di Kota Mataram pada 1-3 Mei 2025 mendatang,” kata Ketua Umum PBNW DR TGKH Muhammad Zainuddin Atasni, saat memimpin rapat.

Ia mengatakan, harusnya kegiatan ini digelar pada awal Maret lalu namun karena bertepatan dengan bulan ramadhan sehingga diundur hingga awal Mei mendatang.

“Panitia sudah kita perintahkan untuk gerak cepat (gercap) mempersiapkan baik Hadi NW maupun Mukernas PBNW. Insya Allah berkat kerjasama dan keikhlasan kita acara tersebut akan sukses dan berkah,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hadi ke- 72 NW, Syamsu Rizal, mengaku siap bekerja maraton bersama panitia lainnya untuk mempersiapkan dan menyukseskan perayaan HADI ke 72 NW ini.

“Sebenarnya sejak dibentuk panitia pada Februari lalu, kita sudah mulai bekerja dan sudah melaksanakan kegiatan pra HADI seperti seminar Internasional, pembacaan Hizib serentak di seluruh pelosok Nusantara dan kegiatan sosial lainnya,” kata Rizal.

Ia juga mengatakan akan secepatnya melakukan rapat persiapan dengan panitia HADI dan Mukernas PBNW karena acaran dipuruskan dilaksnakan serentak.

“Insya Allah asal kita bersatu dan kompak kedua agenda besar NW ini akan sukses dan berjalan lancar,”pungkasnya.

Profil Organisasi NW

Nahdlatul Wathan (NW) merupakan organisasi massa Islam yang didirikan oleh Pahlawan Nasional asal NTB, Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada tanggal 1 Maret 1953 di Dusun Bermi Desa Pancor Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Organisasi ini didirikan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan pendidikan Islam yang berkualitas serta dakwah yang relevan dengan konteks sosial dan budaya lokal.

NW sejak berdiri telah menjadi episentrum pendidikan pesantren dan kegiatan-kegiatan keagamaan di Nusa Tenggara Barat khususnya di Pulau Lombok.

Latar Belakang Pendirian

Pendirian Nahdlatul Wathan dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  •  Kebutuhan akan pendidikan Islam yang berkualitas: Pada masa itu, kondisi pendidikan Islam di Nusa Tenggara Barat masih sangat memprihatinkan. Banyak masyarakat yang buta huruf dan tidak memiliki akses terhadap pendidikan Islam yang memadai.
  • Keinginan untuk membina umat Islam: Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid memiliki keinginan yang kuat untuk membina umat Islam agar menjadi umat yang berilmu, beriman, dan bertakwa.
  • Tantangan sosial dan budaya: Pada masa itu, masyarakat Nusa Tenggara Barat menghadapi berbagai tantangan sosial dan budaya, seperti kemiskinan, kebodohan, dan pengaruh budaya asing yang negatif.
  • Sebagai wadah alumni madrasah yang didirikan oleh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid: Sebelumnya TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid telah mendirikan madrasah NWDI(Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah) untuk laki-laki, dan NBDI(Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah) untuk perempuan. Untuk mengakomodir dan mempermudah koordinasi, maka didirikanlah Nahdlatul Wathan.

Tujuan Pendirian

Nahdlatul Wathan didirikan dengan tujuan untuk:

  •  Meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Nusa Tenggara Barat.
  • Membina umat Islam agar menjadi umat yang berilmu, beriman, dan bertakwa.
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Menjaga dan melestarikan budaya lokal yang Islami.

Perkembangan Nahdlatul Wathan

Sejak didirikan, Nahdlatul Wathan telah berkembang pesat dan menjadi salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Organisasi ini memiliki banyak lembaga pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Selain itu, Nahdlatul Wathan juga aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah Islamiyah.

Kontribusi Nahdlatul Wathan

Nahdlatul Wathan telah memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan masyarakat Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat dan kini telah ada di 36 Provinsi di Indonesia dengan ribuan lembaga pendidikannnya,. Organisasi ini telah berhasil meningkatkan kualitas pendidikan Islam, membina umat Islam, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berikut ini adalah beberapa poin penting mengenai sejarah Nahdlatul Wathan:

  1.  Didirikan pada tanggal 1 Maret 1953.
  2. Didirikan oleh Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid.
  3. Didirikan di Pancor Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat
  4. Bergerak dibidang Pendidukan, Sosial, dan Da’wah Islamiyah.

Penerimaan Mahasiswa Baru UNW Matraam, Ini Beasiswa yang disediakan bagi Calon Mahasiswa

MATARAM, selaparangpost.com — Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran gelombang pertama dimulai tanggal 20 Januari sampai 14 Juni 2025.

Kampus warisan Pahlawan Nasional pendiri ormas Islam Nahdlatul Wathan Almagfurullah Maulanasyikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini memberikan 6 kriteria beasiswa kepada calon mahasiswa baru.

Adapun 6 beasiswa yang diberikan diantaranya, Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Pahlawan Nasional TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid dan Beasiswa Tahfizh Al-Qurán, beasiswa TGH Lalu Gede Wiresentane, Beasiswa Umi Hj. Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Madjid dan Beasiswa Rektor.

Rektor UNW Mataram, H Lalu Gede Syamsul Mujahidin mengatakan dalam pemberian beasiswa ini kampus tidak memungut biaya dari mahasiswa kecuali biaya pendaftaran Rp.250.000 dan daftar ulang sebanyak Rp. 1.000.000.

“Catat tidak bayar apapun kecuali pendaftaran dan daftar ulang, biaya daftar ulang ini kan meliputi biaya ospek, almamater dan lain-lainnya, selain itu tidak ada pembayaran,”ujarnya.

Ia menegaskan jika ada oknum yang memungut selain dari biaya tersebut, dipastikan hal itu bukan berasal dari UNW Mataram.

“Kalau ada yang meminta selain dari biaya pendaftaran dan daftar ulang itu, kami tegaskan itu bukan bagian dari UNW Mataram dan kami tidak bertanggung jawab soal itu,”katanya.

“Kami khawatir ada oknum-oknum yang bermain-main, karena kami mendapatkan info ada oknum yang memungut biaya hingga 3 juta rupiah untuk dijanjikan dapat beasiswa, sehingga kami perlu tegaskan hal ini dan jika betul terjadi nanti kami akan ambil langkah selanjutnya,”imbuhnya.

Rektor memaparkan, pemberian beasiswa ini sebagai bentuk pengamalan semangat dan amanat pendiri Nahdlatul Wathan Almaghfurullah Maulana Syaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid dalam membimbing ummat dan masyarakat secara umum untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Semangat beliau harus terus kita lanjutkan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa ini, sehingga kami berikan beasiswa Pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid di UNW Mataram kepada masyarakat,”katanya.

“Sehingga keberadaan Nahdlatul Wathan ini dapat dirasakan masyarakat secara umum tidak hanya jamaah NW,”paparnya.

Untuk diketahui, bahwa UNW Mataram sendiri membuka 9 Fakultas dan 23 Program studi (Prodi). Dengan semangat perjuangan tentu berbagai langkah strategis untuk menarik mahasiswa baru baik dengan cara sosialisasi dengan mendatangi langsung dan mengoptimalkan media sosial (Medsos).

“Panitia PMB saat ini sedang melaksanakan sosialisasi dengan mendatangi langsung ke sekolah maupun madrasah dan mengoptimalkan konten digital,’’ Ucapnya.

UNW Mataram sendiri memiliki Sembilan fakultas (9) dengan total dua puluh tiga (23) program studi.

Fakultas Peternakan menawarkan 2 Prodi yakni, Prodi Teknologi Hasil Pertanian (S1), Prodi Agroteknologi, (S1).

Selanjutnya, Fakultas Ilmu Administrasi menawarkan 2 prodi diantaranya, Prodi Ilmu Administrasi Publik (S1) dan Prodi Ilmu Administrasi Bisnis (S1).

Kemudian Fakultas Sastra menawarkan 3 prodi diantaranya, Prodi Sastra Indonesia (S1), Prodi Sastra Inggris (S1), Prodi Sastra Bahasa Arab (S1).

Untuk Fakultas Mipa, ada 2 prodi yakni Prodi Matematika (S1) dan Prodi Biologi (S1).

Sementara Fakultas Peternakan ada 1 prodi yakni Prodi Ilmu Peternakan (S1).

Selanjutnya, Fakultas Agama Islam (FAI) menyiapkan 3 prodi diantaranya, Prodi Ahwal Al-Syakhshiyah (S1), Prodi PAI (S1), dan Prodi Ilmu Al-Qurán dan Tafsir (S1).

Untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menawarkan 5 prodi diantaranya, Prodi Pendidikan Ekonomi (S1), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (S1), Prodi Pendidikan Matematika (S1), Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia (S1), dan Prodi Pendidikan Biologi (S1).

Sementara untuk Fakultas Ilmu kesehatan menawarkan 4 prodi diantaranya, Prodi kebidanan (S1), Pendidikan profesi Bidan (Profesi), Prodi Keperawatan (D3) dan Prodi Studi Farmasi (D3).

Trakhir ada Fakultas Hukum dengan 1 prodi yakni Prodi Ilmu Hukum (S1).

‘’Inilah Fakultas dan Prodi yang di buka di UNW Mataram yang merupakan kampus Pahlawan Nasional,’’ Tandasnya.

Bank NTB Syariah dan Pemda KLU Siap Sukseskan Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo

Lombok Utara, selaparangpost.com — Bank NTB Syariah dan Pemda Kabupaten Lombok Utara melakukan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pengembangan usaha mikro, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, yang dilaksanakan pada hari Kamis (10/04/2025).

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Plt Direktur Utama PT Bank NTB Syariah H. Nurul Hadi dan Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian di halaman Kantor DKP3 Lombok Utara.

Plt Direktur Utama PT Bank NTB Syariah H. Nurul Hadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda KLU yang telah mengajak Bank NTB Syariah untuk berkolaborasi bersama sebagai bentuk nyata untuk mempermudah masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dalam menaikan kesejahteraannya.

Dia berharap pelaku usaha mikro terus berkembang dengan adanya program tersebut.

“Harapan kami tentunya semoga pelaku usaha mikro terus berkembang dan dengan adanya penandatangan MoU masyarakat dapat lebih sejahtera,” katanya.

Sementara, Najmul mengatakan kolaborasi Pemda KLU dengan Bank NTB Syariah sebagai bentuk keseriusan Pemda KLU dalam program 99 hari kerja yang dilaksanakan.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp1 miliar untuk membayar beban bagi hasil pinjaman, khususnya bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Dia mengatakan Lombok Utara memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang luas, sehingga untuk menjalankan program swasembada pangan tentunya dapat terlaksana tanpa ada kendala yang berarti.

“Saya harap para petani yang menerima bantuan dapat digunakan secara optimal sehingga produksi dan panen lebih maksimal dengan tujuan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala DKP3 KLU Tresnahadi menyampaikan untuk mensukseskan program swasembada pangan Prabowo Subianto dan program 99 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, memberikan bantuan berupa alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Lombok Utara.

“Bantuan terdiri dari Handtraktor, alat perajang, mesin pengolahan pakan ternak, mesin pemotong rumput, hand sparayer, dan subsidi bunga,” katanya. (SP)

56 Peserta Ramadhan Menghafal Yafama NW Diwisuda

Lombok Timur, selaparangpost.com — Yayasan Pondok Pesantren Fathul Mu’in Annahdloh (Yafama) NW, Desa Montong Tangi Kecamatan Sakra Timur, menggelar wisuda peserta Program Ramadhan Menghafal (PRM) al Qur’an, angkatan ke – 4 di Aula yayasan setempat pada Ahad (23/03/2025).

Ketua Yafama NW, Hasanah Efendi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Ramadhan Menghafal al Quran ini kali ke-4 dilaksanakan dan program ini sangat mendapatkan respon positif masyarakat, karena semakin banyak yang mengikuti program ini dari tahun ke tahun.

“Saya merasa sangat bahagia melihat antusias orang tua yang ingin melihat anaknya menjadi penghafal al-Quran. Insya Allah program ini akan terus berlanjut, bahkan di luar bulan Suci Ramadhan dijadikan program rutin di Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Fathul Muin NW Montong Tangi,” katanya.

Ia juga meminta dukungan kepada para wali peserta dan masyarakat bersama-sama mendorong anak-anak kita terus bersemangat menghafal al-Quran untuk membentengi dirinya dari zaman yang penuh dengan godaan akibat kemajuan zaman dan teknologi.

“Yang penting adalah bagaimana orang tua ikut menjaga dan mendukung anak-anaknya sebagai penghafal al-Quran dan menciptakan generasi Qur’ani sebagai benteng Iman dan ajaran-ajaran Islam ahlussunah wal Jamaah,”pungkasnya.

Kepala Desa Montong Tangi, HM Thohir Thori, dalm sambuatnnya mengatakan pemerintah terutama pemerintah desa sangat mendukung program-program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) terutama dalam bidang penguatan agama seperti ini.

“Kami atas nama pemerintah sangat mengapresisasi dan terbantu dalam menigkatkan kualitas SDM masyarakat di yayaysan ini. Di samping lembaga pendidikan, yayasan ini sebelumnya juga aktif membantu anak yatim dan fakir miskin di desa kita,”ucapnya.

Dalam pengajian Nuzulul Quran, TGH Saefuddin Zuhri, Assaulaty memberikan motivasi kepada orang tua dengan menyampaikan janji Allah SWT bagi anaknya yang menjadi penghafal al-Quran, kelak di hari kiamat anaknya bisa memberi syafa’at dan memasangkan mahkota kepada orang tua penghafal al Quran tersebut.

Sebelumnya, Pembina PRM, Raezal Abdul Gani menyampaikan pada angkatan ke – 4 ini yang berhasil bertahan sampai akhir program sebanyak 56 orang.

“Waktu mereka menghafal selama 22 hari pada waktu siang dan malam hari Ramadahan dan Alhamdulillah rata-rata anak-anak kita bisa menghafal sampai 2 juz Al quran,” tandasnya.

Selain, wisuda Program Ramadhan Menghafal al Qur’an dan Nuzulul Quran dirangkai juga dengan kegiatan santunan anak yatim piatu dan terlantar yang diasuh oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) NW Montong Tangi. (SP)

Anggota DPRD NTB Lale Yaqutunnafis Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Lansia di Kecamatan Suela

Lombok Timur, selaparangpost.com — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lale Yaqutunnafis, S.Sos., MM, menyalurkan bantuan paket sembako kepada puluhan masyarakat lanjut usia (Jompo) di Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, pada hari Selasa (25/03/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lale Yaqutunnafis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama para lansia yang terdampak kondisi ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Masyarakat dan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan di tengah situasi ekonomi yang menantang.

“Bantuan ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian kami kepada para orang tua kita yang membutuhkan. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujar Lale Yaqutunnafis.

Para penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap program bantuan seperti ini dapat terus berlanjut guna membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia.

Selain itu, Lale Yaqutunnafis juga menyempatkan diri berdialog dengan warga setempat, untuk mendengarkan aspirasi mereka terkait berbagai permasalahan sosial dan ekonomi di Kecamatan Suela.

Hal itu juga sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota Komisi II DPRD Provinsi NTB salah satunya bidang ekonomi.

“Ditengah situasi ini kita perlu langkah kongkrit dalam upaya menanggulangi persoalan ekonomi masyarakat. Permasalahan dibidang ekonomi saat ini cukup kompleks, dan kami berkomitment untuk tetap mendekatkan diri dengan seluruh elment masyarakat, agar semua persoala persoalan warga kita bisa dicover dan diberikan bantuan sesuai dengan prosedur yang ada,” ucap Lale Yaqut.

Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat hubungan antara pemimpin daerah dengan rakyatnya. (SP)

Bersama 50 Anak Yatim, Bank NTB Syariah dan LAZ DASI NTB Fasilitasi Belanja Lebaran di Epicentrum

MATARAM, selaparangpost.com — Bank NTB Syariah Bersama LAZ DASI NTB melaksanakan program belanja lebaran untuk anak yatim. Pada kali ini ada 50 anak yatim terpilih yang diajak berbelanja kebutuhan lebaran di Lombok Epicentrum Mall, Mataram. Program ini bertujuan memberikan kebahagiaan dan pengalaman berharga bagi anak-anak yatim dalam menyambut Idul fitri sehingga ikut dapat merasakan momen indah pada bulan Ramadhan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Ketua TP PKK Provinsi NTB, Bunda Sinta Agathia , yang memberikan sambutan hangat dan menyerahkan bantuan uang tunai secara simbolis kepada perwakilan peserta belanja lebaran bersama anak yatim.

“saya sangat senang sekali rasanya bisa hadir dan bertemu dengan para peserta program belanja lebaran bersama anak yatim dan terima kasih kepada para donatur yang ikut mensupport, semoga acara ini bermanfaat untuk anak – anak yang menerima”, ujarnya.

Mewakili Bank NTB Syariah, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Ibu Hj. Ika Ranti Hidayah, memberikan harapannya kepada LAZ DASI NTB agar bisa menjadi lebih besar dan lebih bermanfaat dengan menebar kemaslahatan kepada masyarakat yang lebih luas lagi.

“semoga LAZ DASI NTB tambah besar, tambah maju, lebih luas memberi manfaat, mengakomodir anak-anak yatim di NTB ini, ke depan supaya anak – anak kita ini bisa lebih semangat untuk belajar sehingga menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa”

LAZ DASI NTB mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, mitra, dan pihak-pihak yang telah mendukung program ini, Semoga setiap rupiah yang diberikan menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti, membawa keberkahan bagi para dermawan dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang kita cintai.

Mari terus berbagi dan menebar kebaikan, karena setiap kepedulian yang diberikan akan menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan. (SP)

Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan, Kolaborasi Bank NTB Syariah dan Pemvrop. NTB Majukan UMKM dan Berbagi Berkah

MATARAM, selaparangpost.com — Pemerintah Provinsi NTB berkolaborasi dengan Bank NTB Syariah adakan Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan 2025 yang berlangsung di halaman Masjid Islamic Center tangal 07 Maret higga 22 Maret 2025.

Acara ini mengusung tema “Nasional Halal Fair di Negeri Seribu Masjid” dan menjadi ajang pesta rakyat yang meriah dengan kehadiran pelaku usaha lokal.

Plt. Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Nurul Hadi, mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan dalam acara ini.

“Kami bersyukur bisa kembali berpartisipasi dalam event ini. Selain mendukung, kami juga akan aktif memperkenalkan produk-produk Bank NTB Syariah yang dapat diakses oleh UMKM dan masyarakat. Kami berharap ini menjadi ruang yang sangat baik bagi UMKM untuk memasarkan produknya,” ujarnya, Kamis, 6 Maret 2025.

Acara ini melibatkan Pemerintah Kota Mataram sebagai salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Pemkot Mataram juga turut mengambil peran penting, termasuk dalam penyediaan bazar UMKM yang menghadirkan beberapa distributor untuk mengisi stand yang telah disiapkan.

Sebanyak 45 tenda telah disediakan secara gratis dan akan diisi oleh 85 pelaku UMKM, dengan mayoritas bergerak di sektor kuliner. Selain itu, pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang asongan juga diberikan ruang agar semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari event ini. Tak hanya itu, masyarakat juga dapat menikmati pasar murah yang berlangsung sepanjang acara, sehingga semakin banyak yang bisa berpartisipasi dan merasakan manfaatnya.

Sebagai upaya mendukung transformasi digital, event ini juga menerapkan sistem pembayaran nontunai menggunakan QRIS untuk kemudahan berbelanja. Dengan sistem ini, masyarakat yang tidak membawa uang tunai tetap bisa bertransaksi dengan mudah.

“Kami ingin mendidik dan membiasakan masyarakat untuk menggunakan transaksi nontunai, tetapi tetap tidak mengecualikan penggunaan tunai. Ini bagian dari edukasi untuk mempermudah transaksi keuangan,” tambah H. Nurul Hadi.

Bank NTB Syariah sebagai bank milik masyarakat NTB dan sahabat UMKM berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku usaha melalui berbagai produk keuangan yang inovatif serta bekerja sama dengan berbagai instansi untuk memberikan edukasi dan penguatan kepada UMKM. Dengan adanya event ini, diharapkan sektor UMKM di NTB semakin berkembang dan mampu bersaing untuk memperkuat perekonomian daerah. (SP)

Pemerintah Daerah Lombok Timur, Terbitkan Beberapa Aturan Khusus Selama Ramadhan

Lombok Timur, selaparangpost.com — Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur mengeluarkan sejumlah aturan khusus selama bulan Ramadan 1446 Hijriah untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lombok Timur yang disampaikan oleh Kepala Bidang Penegakan dan Peraturan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Timur, Lalu Abdullah Purwadi.

Salah satu fokus utama aturan ini adalah pengaturan operasional warung makan dan sejenisnya yang buka pada siang hari. Berdasarkan surat edaran tersebut, rumah makan atau warung yang menjual makanan siap saji diharuskan membatasi pelayanan mulai pukul 05.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA. Selama jam operasional terbatas, tempat pelayanan harus ditutup dengan tirai, pintu hanya dibuka sebagian, dan tidak diperbolehkan menyediakan layanan makan di tempat.

“Mulai pukul 15.01 WITA, warung makan dapat beroperasi secara penuh, namun tetap tidak boleh menyediakan layanan makan di tempat, kecuali mendekati waktu berbuka puasa,” jelas Lalu Abdullah Purwadi, Minggu (2/3/2025).

Selain itu, Pemda Lombok Timur juga melarang penggunaan petasan tanpa izin dari pihak berwenang. Satpol PP akan melakukan patroli ke tempat-tempat yang kerap dijadikan lokasi balap liar atau kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami akan menyisir lokasi-lokasi rawan dan menindak tegas pelanggaran yang terjadi,” tegas Purwadi.

Pemilik atau pengelola tempat hiburan juga diimbau untuk tidak membuka usaha selama bulan Ramadan. Bagi yang melanggar aturan ini, akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami siap menjalankan surat edaran ini. Bagi yang melanggar, tentu ada sanksi yang akan diberikan,” tambahnya.

Satpol PP Lombok Timur juga akan meningkatkan intensitas patroli ke tempat-tempat yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

“Bahkan sejak beberapa hari lalu, kami sudah mulai rutin melakukan patroli dan menertibkan lapak-lapak yang berpotensi menimbulkan gangguan,” ujar Purwadi.

Aturan ini diharapkan dapat menciptakan suasana Ramadan yang tenang, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Lombok Timur. Pemda juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi kebaikan bersama.