Lombok Timur – Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Furqon NW Sayang-Sayang menggelar kegiatan Hiziban Bersama dan Santunan Anak Yatim, Piatu, serta Yatim Piatu di Yayasan Darul Furqon NW Sayang-Sayang, Dusun Tampok, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan melalui kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan yang diikuti oleh pengurus yayasan, pengurus LKSA, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, serta anak-anak binaan. Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan hiziban yang menjadi ikhtiar bersama memohon keberkahan, keselamatan, dan kemudahan bagi seluruh umat.
Usai pelaksanaan hiziban, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu berupa telur serta paket kebutuhan pokok. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari PT Charoen Pokphand Jaya – Lombok yang dipimpin oleh Mahsun, S.Pd., melalui kerja sama dengan Forum Ikatan Keluarga Lembaga Kesejahteraan Sosial (FIK-LKS) Kabupaten Lombok Timur.
Kepala LKSA Darul Furqon NW Sayang-Sayang, Ustadz Samsul Hakim, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang memadukan penguatan spiritual dan kepedulian sosial kepada anak-anak binaan.
“Hiziban menjadi ikhtiar untuk memohon keberkahan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin anak-anak binaan merasakan bahwa mereka tidak sendiri, karena masih banyak pihak yang peduli terhadap masa depan mereka. Anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu adalah amanah yang harus dijaga bersama,” ujar Ustadz Samsul Hakim.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui dukungan berbagai pihak sehingga pembinaan terhadap anak-anak dapat berjalan secara optimal, baik dari sisi spiritual maupun pemenuhan kebutuhan hidup mereka.
Pimpinan PT Charoen Pokphand Jaya-Lombok, Mahsun, S.Pd., mengatakan bahwa dukungan perusahaan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk berkontribusi dalam program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa kepedulian terhadap anak-anak merupakan investasi sosial yang sangat penting. Melalui kolaborasi bersama FIK-LKS Kabupaten Lombok Timur dan LKSA Darul Furqon NW Sayang-Sayang, kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, beribadah, dan menggapai cita-cita,” kata Mahsun.
Sementara itu, Ketua FIK-LKS Kabupaten Lombok Timur, Nur Fitriani, S.Pd., mengapresiasi komitmen PT Charoen Pokphand Jaya – Lombok yang telah mempercayakan penyaluran bantuan melalui jaringan LKSA di Kabupaten Lombok Timur.
“Sinergi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat merupakan kunci dalam memperkuat kesejahteraan sosial anak. Kami mengapresiasi kepedulian PT Charoen Pokphand Jaya – Lombok yang telah berkolaborasi dengan FIK-LKS dan LKSA Darul Furqon NW Sayang-Sayang. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yang memperoleh perhatian dan dukungan,” ujar Nur Fitriani.
Anak-anak penerima manfaat tampak antusias menerima bantuan yang diberikan. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan sehari-hari, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, LKSA Darul Furqon NW Sayang-Sayang menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai program sosial, pendidikan, dan pembinaan keagamaan bagi anak-anak binaan. Kolaborasi yang terjalin antara LKSA, FIK-LKS Kabupaten Lombok Timur, dan PT Charoen Pokphand Jaya – Lombok diharapkan menjadi contoh sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung perlindungan dan peningkatan kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar semangat berbagi serta kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.


























































