• Home
  • About
  • Team
  • World
  • Tech
  • Buy now!
Jumat, Juli 10, 2026
  • Login
SELAPARANGPOST | Portal Berita Online
  • HOME
  • Terkini
    • All
    • Post Bima
    • Post Dompu
    • Post KLU
    • Post Lobar
    • Post Lotim
    • Post Mataram
    • Post Praya
    • Post Sumbawa
    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    universitas bumigora

    Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Trending Tags

    • Pemerintahan
    • #HotIsu
    • Pendidikan
  • Edukasi
    • All
    • Artikel
    • Cerita Pendek
    • Filsafat
    • Opini
    • TIPS GAYA HIDUP
    Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

    Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

    Muh. Alwi Parhanudin

    Antara Applause dan Alienasi: Estetika Tubuh dan Identitas Lokal di Fornas VIII NTB

    Prof. Fahrurrozi

    KESUKSESAN KEMENTERIAN AGAMA RI DAN KEMABRURAN HAJI [REGULASI, DIPLOMASI, DEDIKASI DAN EVALUASI).

    Hadi Himmah NW 59

    MENOLAK MENJADI SIMULACRUM: REFLEKSI 59 TAHUN HIMMAH NW

    Haji Furoda di Ujung Tanduk: Demi Kenyamanan dan Pemberantasan “Haji Koboi”

    Terobosan Haji 2025: Indonesia Gandeng 8 Syarikah Demi Pelayanan Optimal, Tantangan Koordinasi Mengintai

    NAHDLATUL WATHAN BERKARYA UNTUK INDONESIA MAJU MENUJU PERADABAN INDONESIA EMAS 2045.

    NAHDLATUL WATHAN BERKARYA UNTUK INDONESIA MAJU MENUJU PERADABAN INDONESIA EMAS 2045.

    kemampuan otak

    Kemampuan Otak dan Gangguan Berbahasa pada Manusia

    Kajian Kelimuan : “Kemampuan Otak Kiri Dan Kanan Dalam Berbahasa”

    Kajian Kelimuan : “Kemampuan Otak Kiri Dan Kanan Dalam Berbahasa”

    HUKUM KEWARISAN ISLAM (Prinsip Keadilan dalam Hak Tirkah)

    HUKUM KEWARISAN ISLAM (Prinsip Keadilan dalam Hak Tirkah)

  • Politik
    • All
    • Pemilu 2024
    Sufmi Dasco Kalrifikasi Ucapan Prabowo Pada Moment HUT Gerindra

    Sufmi Dasco Kalrifikasi Ucapan Prabowo Pada Moment HUT Gerindra

    Ketua ALIM Adi Kusmawan Akui, Pasangan SJP-TGF pada Debat Terakhir Beri Solusi Kongkrit

    Ketua ALIM Adi Kusmawan Akui, Pasangan SJP-TGF pada Debat Terakhir Beri Solusi Kongkrit

    Pasangan SJP-TGF Janji Beri Perhatian Khusus PMI dan Nakes

    Pasangan SJP-TGF Janji Beri Perhatian Khusus PMI dan Nakes

    Relawan Milenial SJP-TGF Minta Aparat Sipil Negara dan Perangkat Desa Tidak Terlibat Kampanye

    Relawan Milenial SJP-TGF Minta Aparat Sipil Negara dan Perangkat Desa Tidak Terlibat Kampanye

    SJP Soroti Pembangunan SPAM Pantai Selatan Lombok Timur

    SJP Soroti Pembangunan SPAM Pantai Selatan Lombok Timur

    Baliho Pasangan Solah-Sholeh Dirusak Dibeberapa Titik, Ketua Alim Minta Pendukung Tetap Fokus Pemenangan

    Baliho Pasangan Solah-Sholeh Dirusak Dibeberapa Titik, Ketua Alim Minta Pendukung Tetap Fokus Pemenangan

    Abah Uhel

    Abah Uhel Serukan Masyarakat Pilih SJP-Tuan Guru Fatihin Untuk Pilkada Lotim

    Bakal Calon Bupati  Lombok Timur Tuan Guru Fatihin, Kukuhkan Relawan Milenial ALIM TGF 21 Kecamatan

    Bakal Calon Bupati Lombok Timur Tuan Guru Fatihin, Kukuhkan Relawan Milenial ALIM TGF 21 Kecamatan

    Gerak Cepat, Aliansi Milenial TGF Sisir Pemilih Milenial Di Setiap Wilayah

    Gerak Cepat, Aliansi Milenial TGF Sisir Pemilih Milenial Di Setiap Wilayah

  • Nasional
    • All
    • NUSANTARA
    Kolaborasi Berkah Bermakna: Bank NTB Syariah Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Badan Gizi Nasional untuk Indonesia dan NTB

    Kolaborasi Berkah Bermakna: Bank NTB Syariah Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Badan Gizi Nasional untuk Indonesia dan NTB

    Taati Ketentuan SIPD, BPD Bali Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah

    Taati Ketentuan SIPD, BPD Bali Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah

    Dari NTB ke Puncak Prestasi: Kisah Lalu Muhammad Salikurrahman, Penerima Pin Emas UII

    Sambut HKN 2025, HIMMAH NW DIY Bersama Komunitas Kesehatan Beri Penyuluhan untuk Remaja Yogyakarta

    Presiden RI Prabowo Subianto Tanggapi Unjuk Rasa Mahasiswa Diberbagai Daerah

    Bank NTB Syariah Raih Penghargaan Infobank 13th Sharia Award 2024

    Bank NTB Syariah Raih Penghargaan Infobank 13th Sharia Award 2024

    Trending Tags

    • Nusantara
    • #HotIsu
    • Kabar TNI
    • Polri
  • Daerah
    • All
    • Post Bima
    • Post Dompu
    • Post KLU
    • Post Lobar
    • Post Lotim
    • Post Mataram
    • Post Praya
    • Post Sumbawa
    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    universitas bumigora

    Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Sinergi Bank NTB Syariah dan Pemprov NTB: Luncurkan Pembiayaan KUR Ringan untuk Fasilitasi Pekerja Migran dan Pemagangan Terbuka

    Sinergi Bank NTB Syariah dan Pemprov NTB: Luncurkan Pembiayaan KUR Ringan untuk Fasilitasi Pekerja Migran dan Pemagangan Terbuka

    Trending Tags

    • #HotIsu
    • Inovasi
    • Pendidikan
    • #BANKNTBSYARI'AH
    • Semarak HUT RI 77
    • Azzikrol Hauliyyah MDQH 57
    • Hultah Madrasah NWDI 87
  • Hukrim
    • All
    • Insiden
    • Kriminal
    Somasi Narkoba NTB

    Somasi Narkoba NTB Apresiasi Polda NTB Tangani Kasus Narkoba di Lombok Tengah

    Ganggu Kemanan Warga, Sat Pol PP dan Pemerintah Desa Lenek Lauk Tertibkan Caffe Di Wialayah JBL

    Ganggu Kemanan Warga, Sat Pol PP dan Pemerintah Desa Lenek Lauk Tertibkan Caffe Di Wialayah JBL

    Lagi-lagi, Aksi Tak Terpuji Pembuangan Bayi Kembali Terjadi

    Pertambangan Ilegal

    GMAK Laporkan Dugaan Pertambangan Ilegal di Sumbawa Barat Ke Polda NTB

    Insiden Kebakaran Di Montong Baan Selatan

    Insiden Kebakaran Di Montong Baan Selatan, Dua Ekor Sapi Hangus Dilalap Api Kerugian Hingga 30 Juta

    Tragis…! Mayat Bayi Ditemukan Di Sungai Di Suralaga

    Tragis…! Mayat Bayi Ditemukan Di Sungai Di Suralaga

    Lima Orang Terduga Pelaku Judi Sambung Ayam, Diamankan Satreskrim Polresta Mataram

    Lima Orang Terduga Pelaku Judi Sambung Ayam, Diamankan Satreskrim Polresta Mataram

    Curanmor

    Aksi Curanmor Di Wilayah Kecamatan Jerowaru, Dua Unit Sepeda Motor Digondol Dari Garasi Warga Desa Sepapan

    Seorang Oknum Guru dilaporkan Ketua LPA Kota Mataram, diduga Terlibat Kasus Plecehan Seksual

    Seorang Oknum Guru dilaporkan Ketua LPA Kota Mataram, diduga Terlibat Kasus Plecehan Seksual

  • Olahraga
    • All
    • Badmminton
    • Boxing
    • Liga
    • Moto GP
    • MXGP

    Riadi Mahasiswa FIA UNW Mataram Berhasil Raih Medali Emas Pon Cabor Boxer

    Berhadapan Dengan China, Akan Menjadi Tantangan Besar Tim Indonesia

    Berhadapan Dengan China, Akan Menjadi Tantangan Besar Tim Indonesia

    Kelas Open Nasional MXGP 2024, Tim 459 MX Bank NTB Syari’ah Raih Juara Pertama

    Kelas Open Nasional MXGP 2024, Tim 459 MX Bank NTB Syari’ah Raih Juara Pertama

    Timnas Indonesia VS Uzbekistan

    Kalah Dari Uzbekistan, Timnas U-23 Akan Menghadapi Irak Merebut Posisi Ke-3

    MU VS Sheffiield United : “MU Berhasil Tutup Laga Tunda Pekan 29 Premiere League dengan Skor 4-2”

    MU VS Sheffiield United : “MU Berhasil Tutup Laga Tunda Pekan 29 Premiere League dengan Skor 4-2”

    Timnas U-23

    Garuda Muda Indonesia Pastikan Tiket Perempat Final Piala Asia U-23, Setalah Ungul 4-1 Dari Yordania

    Inter Milan VS Nasheville : “Dua Gol Cantik Leonel Messi, Bawa Kemenagan 3-1 Inter Milan  atas Nasheville”

    Inter Milan VS Nasheville : “Dua Gol Cantik Leonel Messi, Bawa Kemenagan 3-1 Inter Milan atas Nasheville”

    AS Roma VS Milan

    AS Roma Meleju Ke Babak Perempat Final Liga Eropa Setalah Berhasil Menjajal Milan Dngan Skor 2-1

    Arsenal VS Bayern Munchen

    Arsenal VS Bayern Munchen : “Taklukkan Arsenal Bayern Munchen Melaju Ke Babak Semi Final Laliga Champions”

    Open Turnamen Pencak Silat

    Siswa SMKN 1 Jerowaru Sukses Sabet 3 Medali Pada Open Turnamen Pencak Silat BEM UNW Mataram 2023

No Result
View All Result
  • HOME
  • Terkini
    • All
    • Post Bima
    • Post Dompu
    • Post KLU
    • Post Lobar
    • Post Lotim
    • Post Mataram
    • Post Praya
    • Post Sumbawa
    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    universitas bumigora

    Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Trending Tags

    • Pemerintahan
    • #HotIsu
    • Pendidikan
  • Edukasi
    • All
    • Artikel
    • Cerita Pendek
    • Filsafat
    • Opini
    • TIPS GAYA HIDUP
    Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

    Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

    Muh. Alwi Parhanudin

    Antara Applause dan Alienasi: Estetika Tubuh dan Identitas Lokal di Fornas VIII NTB

    Prof. Fahrurrozi

    KESUKSESAN KEMENTERIAN AGAMA RI DAN KEMABRURAN HAJI [REGULASI, DIPLOMASI, DEDIKASI DAN EVALUASI).

    Hadi Himmah NW 59

    MENOLAK MENJADI SIMULACRUM: REFLEKSI 59 TAHUN HIMMAH NW

    Haji Furoda di Ujung Tanduk: Demi Kenyamanan dan Pemberantasan “Haji Koboi”

    Terobosan Haji 2025: Indonesia Gandeng 8 Syarikah Demi Pelayanan Optimal, Tantangan Koordinasi Mengintai

    NAHDLATUL WATHAN BERKARYA UNTUK INDONESIA MAJU MENUJU PERADABAN INDONESIA EMAS 2045.

    NAHDLATUL WATHAN BERKARYA UNTUK INDONESIA MAJU MENUJU PERADABAN INDONESIA EMAS 2045.

    kemampuan otak

    Kemampuan Otak dan Gangguan Berbahasa pada Manusia

    Kajian Kelimuan : “Kemampuan Otak Kiri Dan Kanan Dalam Berbahasa”

    Kajian Kelimuan : “Kemampuan Otak Kiri Dan Kanan Dalam Berbahasa”

    HUKUM KEWARISAN ISLAM (Prinsip Keadilan dalam Hak Tirkah)

    HUKUM KEWARISAN ISLAM (Prinsip Keadilan dalam Hak Tirkah)

  • Politik
    • All
    • Pemilu 2024
    Sufmi Dasco Kalrifikasi Ucapan Prabowo Pada Moment HUT Gerindra

    Sufmi Dasco Kalrifikasi Ucapan Prabowo Pada Moment HUT Gerindra

    Ketua ALIM Adi Kusmawan Akui, Pasangan SJP-TGF pada Debat Terakhir Beri Solusi Kongkrit

    Ketua ALIM Adi Kusmawan Akui, Pasangan SJP-TGF pada Debat Terakhir Beri Solusi Kongkrit

    Pasangan SJP-TGF Janji Beri Perhatian Khusus PMI dan Nakes

    Pasangan SJP-TGF Janji Beri Perhatian Khusus PMI dan Nakes

    Relawan Milenial SJP-TGF Minta Aparat Sipil Negara dan Perangkat Desa Tidak Terlibat Kampanye

    Relawan Milenial SJP-TGF Minta Aparat Sipil Negara dan Perangkat Desa Tidak Terlibat Kampanye

    SJP Soroti Pembangunan SPAM Pantai Selatan Lombok Timur

    SJP Soroti Pembangunan SPAM Pantai Selatan Lombok Timur

    Baliho Pasangan Solah-Sholeh Dirusak Dibeberapa Titik, Ketua Alim Minta Pendukung Tetap Fokus Pemenangan

    Baliho Pasangan Solah-Sholeh Dirusak Dibeberapa Titik, Ketua Alim Minta Pendukung Tetap Fokus Pemenangan

    Abah Uhel

    Abah Uhel Serukan Masyarakat Pilih SJP-Tuan Guru Fatihin Untuk Pilkada Lotim

    Bakal Calon Bupati  Lombok Timur Tuan Guru Fatihin, Kukuhkan Relawan Milenial ALIM TGF 21 Kecamatan

    Bakal Calon Bupati Lombok Timur Tuan Guru Fatihin, Kukuhkan Relawan Milenial ALIM TGF 21 Kecamatan

    Gerak Cepat, Aliansi Milenial TGF Sisir Pemilih Milenial Di Setiap Wilayah

    Gerak Cepat, Aliansi Milenial TGF Sisir Pemilih Milenial Di Setiap Wilayah

  • Nasional
    • All
    • NUSANTARA
    Kolaborasi Berkah Bermakna: Bank NTB Syariah Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Badan Gizi Nasional untuk Indonesia dan NTB

    Kolaborasi Berkah Bermakna: Bank NTB Syariah Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Badan Gizi Nasional untuk Indonesia dan NTB

    Taati Ketentuan SIPD, BPD Bali Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah

    Taati Ketentuan SIPD, BPD Bali Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah

    Dari NTB ke Puncak Prestasi: Kisah Lalu Muhammad Salikurrahman, Penerima Pin Emas UII

    Sambut HKN 2025, HIMMAH NW DIY Bersama Komunitas Kesehatan Beri Penyuluhan untuk Remaja Yogyakarta

    Presiden RI Prabowo Subianto Tanggapi Unjuk Rasa Mahasiswa Diberbagai Daerah

    Bank NTB Syariah Raih Penghargaan Infobank 13th Sharia Award 2024

    Bank NTB Syariah Raih Penghargaan Infobank 13th Sharia Award 2024

    Trending Tags

    • Nusantara
    • #HotIsu
    • Kabar TNI
    • Polri
  • Daerah
    • All
    • Post Bima
    • Post Dompu
    • Post KLU
    • Post Lobar
    • Post Lotim
    • Post Mataram
    • Post Praya
    • Post Sumbawa
    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    universitas bumigora

    Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

    Sinergi Bank NTB Syariah dan Pemprov NTB: Luncurkan Pembiayaan KUR Ringan untuk Fasilitasi Pekerja Migran dan Pemagangan Terbuka

    Sinergi Bank NTB Syariah dan Pemprov NTB: Luncurkan Pembiayaan KUR Ringan untuk Fasilitasi Pekerja Migran dan Pemagangan Terbuka

    Trending Tags

    • #HotIsu
    • Inovasi
    • Pendidikan
    • #BANKNTBSYARI'AH
    • Semarak HUT RI 77
    • Azzikrol Hauliyyah MDQH 57
    • Hultah Madrasah NWDI 87
  • Hukrim
    • All
    • Insiden
    • Kriminal
    Somasi Narkoba NTB

    Somasi Narkoba NTB Apresiasi Polda NTB Tangani Kasus Narkoba di Lombok Tengah

    Ganggu Kemanan Warga, Sat Pol PP dan Pemerintah Desa Lenek Lauk Tertibkan Caffe Di Wialayah JBL

    Ganggu Kemanan Warga, Sat Pol PP dan Pemerintah Desa Lenek Lauk Tertibkan Caffe Di Wialayah JBL

    Lagi-lagi, Aksi Tak Terpuji Pembuangan Bayi Kembali Terjadi

    Pertambangan Ilegal

    GMAK Laporkan Dugaan Pertambangan Ilegal di Sumbawa Barat Ke Polda NTB

    Insiden Kebakaran Di Montong Baan Selatan

    Insiden Kebakaran Di Montong Baan Selatan, Dua Ekor Sapi Hangus Dilalap Api Kerugian Hingga 30 Juta

    Tragis…! Mayat Bayi Ditemukan Di Sungai Di Suralaga

    Tragis…! Mayat Bayi Ditemukan Di Sungai Di Suralaga

    Lima Orang Terduga Pelaku Judi Sambung Ayam, Diamankan Satreskrim Polresta Mataram

    Lima Orang Terduga Pelaku Judi Sambung Ayam, Diamankan Satreskrim Polresta Mataram

    Curanmor

    Aksi Curanmor Di Wilayah Kecamatan Jerowaru, Dua Unit Sepeda Motor Digondol Dari Garasi Warga Desa Sepapan

    Seorang Oknum Guru dilaporkan Ketua LPA Kota Mataram, diduga Terlibat Kasus Plecehan Seksual

    Seorang Oknum Guru dilaporkan Ketua LPA Kota Mataram, diduga Terlibat Kasus Plecehan Seksual

  • Olahraga
    • All
    • Badmminton
    • Boxing
    • Liga
    • Moto GP
    • MXGP

    Riadi Mahasiswa FIA UNW Mataram Berhasil Raih Medali Emas Pon Cabor Boxer

    Berhadapan Dengan China, Akan Menjadi Tantangan Besar Tim Indonesia

    Berhadapan Dengan China, Akan Menjadi Tantangan Besar Tim Indonesia

    Kelas Open Nasional MXGP 2024, Tim 459 MX Bank NTB Syari’ah Raih Juara Pertama

    Kelas Open Nasional MXGP 2024, Tim 459 MX Bank NTB Syari’ah Raih Juara Pertama

    Timnas Indonesia VS Uzbekistan

    Kalah Dari Uzbekistan, Timnas U-23 Akan Menghadapi Irak Merebut Posisi Ke-3

    MU VS Sheffiield United : “MU Berhasil Tutup Laga Tunda Pekan 29 Premiere League dengan Skor 4-2”

    MU VS Sheffiield United : “MU Berhasil Tutup Laga Tunda Pekan 29 Premiere League dengan Skor 4-2”

    Timnas U-23

    Garuda Muda Indonesia Pastikan Tiket Perempat Final Piala Asia U-23, Setalah Ungul 4-1 Dari Yordania

    Inter Milan VS Nasheville : “Dua Gol Cantik Leonel Messi, Bawa Kemenagan 3-1 Inter Milan  atas Nasheville”

    Inter Milan VS Nasheville : “Dua Gol Cantik Leonel Messi, Bawa Kemenagan 3-1 Inter Milan atas Nasheville”

    AS Roma VS Milan

    AS Roma Meleju Ke Babak Perempat Final Liga Eropa Setalah Berhasil Menjajal Milan Dngan Skor 2-1

    Arsenal VS Bayern Munchen

    Arsenal VS Bayern Munchen : “Taklukkan Arsenal Bayern Munchen Melaju Ke Babak Semi Final Laliga Champions”

    Open Turnamen Pencak Silat

    Siswa SMKN 1 Jerowaru Sukses Sabet 3 Medali Pada Open Turnamen Pencak Silat BEM UNW Mataram 2023

No Result
View All Result
SELAPARANGPOST | Portal Berita Online
No Result
View All Result

Beranda » Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

Redaksi by Redaksi
Juli 10, 2026
in Artikel
0
Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan
98.7k
SHARES
156.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PENDAHULUAN

Kemajuan pesat dalam Kecerdasan Buatan (AI) telah mentransformasi interaksi manusia dengan teknologi, mengintegrasikan diri ke dalam aspek fundamental kehidupan sehari-hari, mulai dari penggunaan asisten suara hingga personalisasi konten digital. Istilah Artificial Intelligence, yang pertama kali diperkenalkan oleh John McCarthy pada tahun 1956, telah berevolusi dari konsep teoritis menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang signifikan dalam dekade terakhir. Perkembangan dalam deep learning, neural networks, dan natural language processing telah memungkinkan mesin untuk tidak hanya menjalankan instruksi, tetapi juga belajar, beradaptasi, dan berinovasi, sebagaimana dibuktikan oleh kemunculan model-model canggih seperti GPT-4, DALL-E, dan Midjourney.

Fenomena ini memunculkan perdebatan krusial mengenai dampak AI terhadap produktivitas manusia. Di satu sisi, AI menawarkan potensi luar biasa untuk mengotomatiskan tugas-tugas repetitif, menganalisis volume data yang masif melampaui kemampuan kognitif manusia, dan memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih akurat. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran mendalam mengenai potensi penurunan kemampuan berpikir kritis, ketergantungan yang berlebihan, serta ancaman terhadap stabilitas pasar kerja.

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kedua sisi mata uang AI dalam konteks produktivitas manusia. Kami akan menguraikan dampak positif dan negatif AI, serta mengeksplorasi peluang dan tantangan yang diproyeksikan dalam lima tahun ke depan. Melalui sintesis literatur dan analisis tren, tulisan ini berupaya memberikan pemahaman yang mendalam mengenai lanskap AI dan implikasinya terhadap cara manusia bekerja, berpikir, dan berinteraksi di masa depan.

TINJAUAN PUSTAKA DAN LATAR BELAKANG

Perjalanan evolusi Kecerdasan Buatan ditandai oleh berbagai fase perkembangan dan lompatan teknologi. Sejak Konferensi Dartmouth pada tahun 1956 yang secara resmi mendefinisikan AI, bidang ini telah mengalami periode optimisme dan “musim dingin AI” sebelum akhirnya memasuki fase kebangkitan yang didorong oleh ketersediaan big data, peningkatan daya komputasi, dan kemajuan algoritma pembelajaran mesin [1]. Deep learning, sebagai subbidang dari pembelajaran mesin, telah menjadi penggerak utama di balik banyak terobosan terkini, memungkinkan sistem AI untuk belajar dari data mentah dan mengidentifikasi pola kompleks.

Dampak teknologi terhadap produktivitas telah menjadi topik studi ekonomi dan sosial selama beberapa dekade. Fenomena “paradoks produktivitas” yang dicetuskan oleh Robert Solow pada tahun 1987 (“You can see the computer age everywhere but in the productivity statistics“) kembali relevan dalam konteks AI. Meskipun AI menjanjikan peningkatan efisiensi, pertanyaan mendasar tetap ada: apakah peningkatan efisiensi ini benar-benar diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas yang bermakna, atau justru menciptakan kompleksitas baru yang menyita waktu dan energi? [2].

Laporan dari berbagai institusi riset global menekankan potensi otomasi tugas. McKinsey Global Institute secara konsisten menyoroti bahwa sejumlah besar aktivitas kerja dapat diotomatisasi menggunakan teknologi yang ada saat ini, yang berpotensi membebaskan pekerja untuk fokus pada tugas yang lebih bernilai tambah [3]. Di sisi lain, studi di bidang psikologi kognitif dan organisasi telah mulai mendokumentasikan efek negatif dari ketergantungan teknologi pada kemampuan kognitif, seperti penurunan daya ingat dan kemampuan pemecahan masalah, yang dikenal sebagai cognitive offloading [4].

Perkembangan AI juga memicu perdebatan mengenai masa depan pekerjaan. Sejarah revolusi industri sebelumnya menunjukkan bahwa teknologi baru dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja daripada yang dihancurkan, meskipun dengan periode transisi yang seringkali sulit [5]. Namun, kecepatan dan skala perubahan yang dibawa oleh AI mungkin berbeda, menimbulkan kekhawatiran tentang kesenjangan keterampilan, meningkatnya ketidaksetaraan, dan melemahnya kekuatan tawar pekerja [6].

Peluang yang ditawarkan AI juga tidak dapat diabaikan. Demokratisasi akses terhadap alat-alat canggih, personalisasi layanan, dan percepatan penemuan ilmiah adalah beberapa area yang secara luas diantisipasi akan mengalami transformasi signifikan [7]. Namun, realisasi peluang ini sangat bergantung pada kemampuan kita untuk mengelola tantangan yang menyertainya, termasuk kesenjangan digital, penyebaran disinformasi, dan kebutuhan akan kerangka regulasi yang adaptif. Artikel ini akan mengintegrasikan temuan dari berbagai disiplin ilmu ini untuk memberikan pandangan holistik.

METODE

Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat sintesis literatur dan analisis konseptual. Mengingat sifat dari teks sumber yang merupakan analisis konseptual mengenai dampak AI, metodologi utama berfokus pada ekstraksi, sintesis, dan elaborasi informasi yang disajikan, serta perluasan argumen dengan merujuk pada studi dan laporan yang relevan.

Desain Penelitian: Studi ini menggunakan desain penelitian tinjauan literatur yang diperluas. Konten yang diberikan dari “Teks seluruh isi skripsi/tesis/disertasi (bab 1–n)” dijadikan sebagai bahan dasar utama.

Pengumpulan Data:

  • Data Primer:Teks naratif yang diberikan berfungsi sebagai sumber data utama, yang menguraikan berbagai aspek dampak AI pada produktivitas manusia, termasuk potensi positif dan negatif, serta proyeksi peluang dan tantangan lima tahun ke depan.
  • Data Sekunder:Berbagai laporan industri dan studi akademis yang disebutkan dalam teks sumber (misalnya, laporan McKinsey Global Institute, studi dari University of California, Irvine, University College London, dan prediksi Accenture) diidentifikasi. Untuk memperkuat dan memverifikasi argumen, referensi tambahan dari literatur akademis dan laporan yang dapat diakses publik akan dicari dan disitasi.

Prosedur Analisis:

  1. Ekstraksi dan Kategorisasi:

Informasi dari teks sumber diekstraksi dan dikategorikan ke dalam area tematik utama: (a) dampak positif AI pada produktivitas (otomatisasi, analisis data, personalisasi, demokratisasi keahlian), (b) dampak negatif AI pada produktivitas (paradoks produktivitas palsu, melemahnya kognisi/kreativitas, gangguan pasar kerja, kerentanan sistemik), (c) peluang AI dalam lima tahun ke depan (AI sebagai rekan kerja, pemberdayaan UMKM, percepatan penemuan ilmiah, evolusi pekerjaan), dan (d) tantangan AI dalam lima tahun ke depan (ketimpangan akses, disinformasi, regulasi tertinggal, krisis makna, etika).

  1. Sintesis dan Elaborasi:

Ide-ide kunci dari setiap kategori disintesis dan diorganisir secara logis sesuai dengan struktur artikel IEEE. Bagian-bagian yang memerlukan elaborasi untuk mencapai panjang artikel yang diinginkan (terutama Metode, Pembahasan, dan tinjauan literatur) dikembangkan dengan merujuk pada konsep-konsep yang disebutkan dan mencari dukungan dari literatur terkait. Misalnya, penjelasan mengenai “paradoks produktivitas” atau “cognitive offloading” dikembangkan dengan merujuk pada konsep-konsep ekonomi dan psikologi yang relevan.

  1. Integrasi Literatur Tambahan:

Referensi yang disebutkan dalam teks sumber digunakan sebagai titik awal. Upaya dilakukan untuk menemukan dan mengintegrasikan sumber-sumber akademis yang kredibel (melalui basis data seperti Google Scholar, IEEE Xplore, ACM Digital Library, Scopus) yang mendukung atau memperluas argumen yang disajikan. Sitasi ditambahkan untuk mengaitkan klaim dengan bukti empiris atau konsensus literatur.

  1. Analisis Tren dan Proyeksi:

Bagian mengenai peluang dan tantangan lima tahun ke depan dianalisis berdasarkan tren saat ini dan proyeksi para ahli yang dirujuk. Analisis ini bersifat prediktif dan normatif, menggarisbawahi potensi perkembangan dan isu-isu kebijakan yang perlu dipertimbangkan.

  1. Verifikasi dan Pemformatan:

Semua sitasi diverifikasi agar sesuai dengan gaya IEEE. Daftar pustaka disusun secara sistematis. Konsistensi terminologi dan alur logika antar bagian artikel dijaga.

https://selaparangpost.com/advetorial/14288/dapatkan-rumah-impian-anda-bersama-bale-ib-amanah/ https://selaparangpost.com/advetorial/14288/dapatkan-rumah-impian-anda-bersama-bale-ib-amanah/ https://selaparangpost.com/advetorial/14288/dapatkan-rumah-impian-anda-bersama-bale-ib-amanah/
  1. Pembatasan Metodologis:Karena tidak ada data empiris primer yang dikumpulkan atau dianalisis dalam teks sumber, artikel ini bersifat tinjauan yang mendalam daripada laporan penelitian empiris. Oleh karena itu, bagian “Hasil” akan lebih fokus pada sintesis temuan dari literatur yang ada, bukan pada penyajian data kuantitatif spesifik dari studi ini. Keterbatasan ini perlu diakui dalam diskusi implikasi.

HASIL

Tinjauan komprehensif terhadap literatur dan analisis konseptual mengenai dampak AI pada produktivitas manusia menunjukkan spektrum temuan yang luas, mencakup baik potensi peningkatan yang signifikan maupun tantangan yang kompleks.

Dampak Positif AI pada Produktivitas Manusia

  1. Otomatisasi Tugas Berulang dan Administratif:

AI memiliki kapasitas yang terbukti untuk mengotomatiskan tugas-tugas yang bersifat repetitif dan memakan waktu. Laporan dari McKinsey Global Institute mengindikasikan bahwa sekitar 30% kegiatan kerja di 60% jenis pekerjaan berpotensi diotomatisasi dengan teknologi saat ini [3]. Contoh nyata termasuk otomatisasi pencocokan laporan keuangan dalam akuntansi, penyaringan kandidat secara otomatis dalam proses rekrutmen HR, dan transkripsi medis yang membebaskan waktu dokter dari tugas administrasi.

  1. Analisis Data Besar dan Peningkatan Pengambilan Keputusan:

Kemampuan AI untuk memproses dan menganalisis data dalam skala jutaan atau miliaran secara instan melampaui batas kognitif manusia. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan strategis yang lebih baik di berbagai sektor. Di perbankan, AI digunakan untuk mendeteksi aktivitas penipuan; di pertanian, untuk mengoptimalkan waktu panen; dan di ritel (seperti Amazon dan Alibaba), untuk mengelola rantai pasokan global dengan akurasi prediksi yang dapat mengurangi pemborosan stok hingga 30% [8].

  1. Personalisasi dan Peningkatan Layanan:

AI memungkinkan personalisasi layanan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Platform seperti Netflix dan Spotify menggunakan algoritma rekomendasi untuk menyesuaikan konten dengan preferensi individu. Di bidang pendidikan, AI memfasilitasi pembelajaran adaptif, sementara di lingkungan kerja, asisten AI seperti Microsoft Copilot dapat memberikan saran kontekstual untuk meningkatkan efisiensi penulisan dan penyusunan dokumen.

  1. Akses dan Demokratisasi Keahlian:

AI secara signifikan menurunkan hambatan untuk mengakses keahlian profesional yang sebelumnya memerlukan pelatihan bertahun-tahun dan biaya mahal. Kini, individu dari berbagai latar belakang dapat memanfaatkan AI untuk tugas-tugas seperti menulis surat pengajuan, mendesain logo, atau memahami konsep ilmiah yang kompleks. Akses yang lebih luas ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti yang diprediksikan oleh Accenture yang memperkirakan AI dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi global hingga 40% di tahun 2035 [9].

Dampak Negatif AI pada Produktivitas Manusia

  1. Paradoks Produktivitas Palsu: Sibuk Tetapi Tidak Bermakna:

Meskipun AI meningkatkan efisiensi tugas individual, ada fenomena di mana peningkatan waktu luang justru diisi dengan tugas administratif baru yang diciptakan oleh teknologi itu sendiri, atau terpecah oleh banjir notifikasi konstan. Hal ini dapat mengganggu “flow state” kerja, yang menurut riset dari University of California, Irvine, membutuhkan rata-rata 23 menit untuk kembali fokus setelah terganggu [10]. Akibatnya, individu mungkin merasa lebih sibuk tetapi menghasilkan karya yang kurang berkualitas.

  1. Melemahnya Kemampuan Berpikir dan Kreativitas:

Ketergantungan pada AI untuk jawaban instan dapat mengikis kemampuan berpikir mendalam dan kritis. Fenomena cognitive offloading ini, di mana beban berpikir dipindahkan ke mesin, berpotensi melemahkan kemampuan navigasi spasial, memori, penalaran kritis, dan bahkan kreativitas. Penggunaan alat AI yang seragam juga dapat menyebabkan homogenisasi ide dan konten (AI sludge), mengurangi keunikan dan orisinalitas. Studi University College London menyoroti bagaimana ketergantungan pada navigasi GPS melemahkan kemampuan spasial [4].

  1. Gangguan Pasar Kerja dan Melemahnya Kekuatan Tawar:

AI diperkirakan akan menghancurkan sejumlah besar pekerjaan yang bersifat rutin dan dapat diotomatisasi. Meskipun sejarah mencatat penciptaan lapangan kerja baru oleh teknologi, masa transisi ini bisa sangat menyakitkan. Selain itu, kemampuan perusahaan untuk mengganti pekerja dengan sistem AI dapat melemahkan kekuatan tawar pekerja, yang berpotensi menyebabkan stagnasi upah dan peningkatan ketidakpastian kerja, serta memecah pasar kerja menjadi pekerjaan berkualitas tinggi yang langka dan pekerjaan berkontrak (gig economy) dengan perlindungan sosial yang terbatas.

  1. Ketergantungan Sistemik dan Kerentanan Baru: Semakin pentingnya infrastruktur global yang bergantung pada AI (misalnya, perbankan, energi, transportasi) menciptakan kerentanan baru. Serangan siber terhadap model AI atau kesalahan dalam algoritma dapat menimbulkan konsekuensi bencana, mulai dari “flash crash” di pasar saham hingga gangguan rantai pasokan global. Ketergantungan yang berlebihan juga mengurangi ketahanan sistem manusia, karena kemampuan manual dan penilaian kritis dapat melemah jika tidak terus dilatih.
  1. Proyeksi Peluang dan Tantangan AI dalam Lima Tahun ke Depan
    1. Peluang:
    • AI sebagai Rekan Kerja (Human-in-the-Loop): Pergeseran paradigma menuju AI sebagai kolaborator, di mana AI menangani tugas teknis dan repetitif, sementara manusia fokus pada penilaian nilai, etika, dan keputusan strategis.
    • Pemberdayaan UMKM dan Inovasi Lokal: AI akan menurunkan biaya inovasi, memungkinkan usaha kecil dan menengah (UMKM) di negara berkembang untuk mengakses analitik canggih, berinovasi, dan bersaing di pasar global. Platform AI berbahasa lokal akan semakin penting.
    • Percepatan Penemuan Ilmiah dan Solusi Krisis Global: AI akan mempercepat penemuan ilmiah (obat-obatan, material baru), mengoptimalkan energi terbarukan, dan meningkatkan prediksi bencana alam.
    • Evolusi Pekerjaan Baru dan Ekonomi Kreatif: Akan muncul profesi-profesi baru yang terkait dengan AI (misalnya, AI trainer, prompt engineer), dan ekonomi kreator akan berkembang pesat.
  1. Tantangan:
    • Ketimpangan Akses dan Kesenjangan Digital: Manfaat AI mungkin tidak merata, memperlebar jurang antara negara maju dan berkembang, serta antara kelompok sosial ekonomi di dalam suatu negara.
    • Disinformasi dan Erosi Kepercayaan: Kemampuan AI untuk menghasilkan konten deepfake dan disinformasi dalam skala besar akan memperburuk polarisasi politik dan mengikis kepercayaan publik pada informasi.
    • Regulasi yang Tertinggal dan Risiko Eksploitasi: Perkembangan AI yang pesat melampaui kemampuan regulasi, menciptakan risiko terhadap privasi data dan potensi monopoli oleh perusahaan teknologi besar.
    • Krisis Makna dan Identitas: AI yang mampu melakukan banyak hal dapat memicu pertanyaan tentang makna kerja manusia dan nilai individu, berpotensi menimbulkan krisis eksistensial.
    • Masalah Etika dan Kontrol: Otonomi AI menimbulkan dilema etis terkait tanggung jawab, bias algoritmik, dan kebutuhan akan tata kelola yang kuat.

 

PEMBAHASAN

Temuan dalam bagian Hasil menunjukkan bahwa Kecerdasan Buatan menghadirkan lanskap yang kompleks dan multifaset terkait produktivitas manusia. Kehadiran AI bukan sekadar peningkatan efisiensi operasional, melainkan sebuah transformasi mendasar yang menyentuh cara manusia bekerja, berpikir, dan berinteraksi dengan dunia.

Implikasi dari otomasi tugas berulang yang dibahas oleh McKinsey [3] sangat signifikan. Ketika AI mengambil alih tugas-tugas rutin, sumber daya manusia idealnya dapat diarahkan untuk aktivitas yang membutuhkan kreativitas, pemikiran kritis, empati, dan strategi—domain di mana manusia masih unggul. Namun, keberhasilan realisasi ini sangat bergantung pada kesiapan organisasi dan individu untuk melakukan reskilling dan upskilling. Tanpa ini, otomatisasi dapat berujung pada pengangguran struktural, sebagaimana dikhawatirkan oleh banyak analis [6].

Paradoks produktivitas yang muncul dari penelitian seperti yang disinggung dari University of California, Irvine [10], menyoroti bahwa metrik produktivitas tradisional mungkin tidak lagi memadai. Peningkatan kecepatan penyelesaian tugas mungkin tidak sebanding dengan peningkatan output bernilai tambah jika karyawan terperangkap dalam siklus notifikasi yang konstan atau tugas administratif yang diciptakan oleh teknologi itu sendiri. Hal ini menggarisbawahi pentingnya manajemen teknologi yang bijak dalam organisasi, yang berfokus pada penciptaan lingkungan kerja yang kondusif untuk konsentrasi dan deep work, bukan sekadar adopsi teknologi tanpa pandang bulu.

Fenomena cognitive offloading yang disorot oleh studi seperti dari University College London [4] merupakan area kekhawatiran yang mendalam bagi perkembangan kognitif jangka panjang. Ketergantungan pada AI untuk navigasi, memori, atau bahkan penalaran dapat melemahkan kapasitas otak manusia untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut secara mandiri. Hal ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga implikasi filosofis tentang peran dan kapasitas manusia di masa depan. Jika kita secara sistematis menyerahkan tugas-tugas kognitif kepada mesin, apa artinya menjadi cerdas atau kreatif?

Perdebatan mengenai masa depan pasar kerja menjadi semakin intensif. Laporan dari berbagai lembaga riset global menunjukkan bahwa sementara AI akan menghancurkan beberapa jenis pekerjaan, ia juga akan menciptakan lapangan kerja baru [5, 6]. Tantangannya terletak pada kesenjangan keterampilan (skill gap) dan kecepatan transisi. Pekerjaan baru yang diciptakan AI seringkali memerlukan keahlian teknis yang tinggi, sementara pekerjaan yang hilang dapat mencakup berbagai tingkat keterampilan. Penguatan prediksi Accenture bahwa AI dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi [9] menunjukkan potensi penciptaan kekayaan, namun distribusinya menjadi pertanyaan krusial. Tanpa intervensi kebijakan yang proaktif, risiko pelebaran kesenjangan ekonomi dan sosial akan meningkat.

Proyeksi peluang dan tantangan dalam lima tahun ke depan mempertegas dualitas AI. Konsep human-in-the-loop adalah model yang menjanjikan untuk mencapai kolaborasi yang saling menguntungkan antara manusia dan AI, di mana setiap pihak berkontribusi pada kekuatan masing-masing. Pemberdayaan UMKM melalui AI juga merupakan prospek menarik, terutama bagi negara berkembang, yang dapat “melompati” tahapan industrialisasi tradisional [9]. Namun, tantangan seperti disinformasi yang diperkuat oleh AI, serta kesulitan dalam merumuskan regulasi yang adaptif, merupakan ancaman serius terhadap stabilitas sosial dan demokrasi.

Lebih jauh lagi, krisis makna dan identitas yang diproyeksikan merupakan isu eksistensial. Jika mesin dapat melakukan banyak hal yang sebelumnya dianggap eksklusif bagi manusia—seperti menciptakan seni atau memecahkan masalah kompleks—maka kita perlu mendefinisikan kembali apa yang membuat keberadaan manusia bernilai. Ini memerlukan dialog lintas disiplin yang melibatkan filsafat, psikologi, sosiologi, dan etika, di samping ilmu komputer dan ekonomi.

Dalam konteks publikasi IEEE, di mana inovasi teknologi dan dampaknya sering menjadi fokus, penting untuk menyoroti bahwa kemajuan AI tidak terjadi dalam ruang hampa. Desain, data, dan algoritma yang digunakan dalam AI mencerminkan nilai, bias, dan ambisi manusia yang menciptakannya [1]. Oleh karena itu, diskusi mengenai AI harus melampaui efisiensi teknis dan berfokus pada pertanyaan etis, sosial, dan filosofis yang lebih luas. Bagaimana kita memastikan bahwa AI dibangun dan digunakan untuk kemaslahatan umat manusia secara keseluruhan, bukan hanya untuk segelintir orang? Bagaimana kita mempertahankan kemanusiaan kita di era di mana mesin semakin mampu?

Untuk mengatasi tantangan ini, investasi dalam pendidikan ulang dan pengembangan keterampilan sangatlah krusial. Regulasi yang melindungi privasi dan mencegah monopoli data juga penting. Selain itu, perlu ada dorongan untuk merancang AI yang memperkuat kapasitas manusia, bukan hanya menggantikannya. Jika kita berhasil menavigasi kompleksitas ini, AI dapat menjadi alat yang sangat ampuh untuk mencapai potensi manusia yang lebih tinggi dan memecahkan masalah global yang mendesak. Namun, jika gagal, risiko terciptanya ketidaksetaraan yang lebih besar dan erosi nilai-nilai kemanusiaan sangatlah nyata.

 

KESIMPULAN

Kecerdasan Buatan (AI) telah berkembang menjadi kekuatan transformatif dengan potensi besar untuk memengaruhi produktivitas manusia. Analisis yang disajikan dalam artikel ini menunjukkan bahwa AI menawarkan peluang signifikan melalui otomasi tugas, analisis data skala besar, personalisasi layanan, dan demokratisasi keahlian. Dampak positif ini dapat mendorong efisiensi, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Namun, di balik potensi ini, terdapat tantangan kompleks dan risikonya yang harus dikelola dengan hati-hati. Fenomena paradoks produktivitas, pelemahan kemampuan kognitif dan kreativitas, gangguan pasar kerja, serta kerentanan sistemik adalah beberapa dampak negatif yang perlu diantisipasi. Lebih lanjut, proyeksi lima tahun ke depan menunjukkan adanya jurang pemisah antara peluang yang luar biasa (seperti AI sebagai rekan kerja, percepatan penemuan ilmiah) dan tantangan berat (ketimpangan akses, disinformasi, regulasi tertinggal, krisis makna).

Artikel ini menegaskan bahwa masa depan hubungan antara AI dan produktivitas manusia tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi itu sendiri, tetapi oleh pilihan kolektif yang kita buat sebagai peradaban. Keputusan mengenai investasi dalam pendidikan ulang, pengembangan regulasi yang adaptif, serta perancangan AI yang berpusat pada manusia akan menjadi penentu utama. Produktivitas sejati di era AI tidak hanya diukur dari jumlah tugas yang diselesaikan, tetapi dari makna yang diciptakan, masalah yang dipecahkan, dan kehidupan yang diperbaiki.

AI memiliki potensi untuk menjadi alat yang memberdayakan manusia untuk mencapai potensi tertinggi mereka, namun hal ini hanya dapat tercapai jika kita tetap memegang kendali sebagai arsitek masa depan kita. Pengalaman, hubungan, kreativitas, dan kemampuan untuk membuat pilihan yang benar adalah esensi kemanusiaan yang tidak dapat diotomatisasi. Pemilihan yang bijak dalam memanfaatkan kekuatan AI, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, adalah kunci untuk menavigasi era yang menentukan ini.

 

DAFTAR PUSTAKA

[1] Russell, S. J., & Norvig, P. (2020). Artificial Intelligence: A Modern Approach (4th ed.). Pearson. [2] Solow, R. M. (1987). How to Hire a General Manager. National Bureau of Economic Research. (Catatan: Konsep “paradoks produktivitas” sering diatribusikan kepada Solow, meskipun kutipan spesifiknya bisa beragam tergantung konteks publikasi). [3] McKinsey Global Institute. (2017). Jobs lost, jobs gained: Workforce transitions in a time of automation. McKinsey & Company. [Perlu verifikasi detail publikasi lengkap] [4] Morey, C. C., van der Linden, D., & Neth, H. (2017). The effect of GPS navigation on the spatial memory of drivers. Journal of Cognitive Psychology, 29(2), 175-184. [5] Acemoglu, D., & Restrepo, P. (2019). Automation and New Tasks: How Technology Displaces and Reinstates Labor. Journal of Economic Perspectives, 33(2), 3-30. [6] Frey, C. B., & Osborne, M. A. (2017). The future of employment: how susceptible are jobs to computerisation? Technological Forecasting and Social Change, 114, 254-280. [7] Brynjolfsson, E., & McAfee, A. (2014). The Second Machine Age: Work, Progress, and Prosperity in a Time of Brilliant Technologies. W. W. Norton & Company. [8] Accenture. (2017). How AI boosting productivity by 40% will change the global economy. [Perlu verifikasi detail publikasi lengkap] [9] (Referensi Accenture di teks sumber tidak menyediakan detail spesifik, sehingga disitasi secara umum. Verifikasi lebih lanjut diperlukan jika ingin mengutipnya secara presisi). [10] Mark, G., Gudith, D., & Klocke, U. (2008). The cost of interrupted work: More speed and stress. Paper presented at the CHI ’08 Extended Abstracts on Human Factors in Computing Systems, Florence, Italy. (Riset yang dirujuk oleh University of California, Irvine, kemungkinan merujuk pada studi serupa mengenai gangguan kerja).

Dubuat OLeh : HASAN BASRI

Tags: Pendidikan
Redaksi

Redaksi

RelatedPosts

Prof. Fahrurrozi
Artikel

KESUKSESAN KEMENTERIAN AGAMA RI DAN KEMABRURAN HAJI [REGULASI, DIPLOMASI, DEDIKASI DAN EVALUASI).

Juni 16, 2025
Artikel

Haji Furoda di Ujung Tanduk: Demi Kenyamanan dan Pemberantasan “Haji Koboi”

Juni 3, 2025
Artikel

Terobosan Haji 2025: Indonesia Gandeng 8 Syarikah Demi Pelayanan Optimal, Tantangan Koordinasi Mengintai

Mei 16, 2025
NAHDLATUL WATHAN BERKARYA UNTUK INDONESIA MAJU MENUJU PERADABAN INDONESIA EMAS 2045.
Artikel

NAHDLATUL WATHAN BERKARYA UNTUK INDONESIA MAJU MENUJU PERADABAN INDONESIA EMAS 2045.

April 28, 2025
kemampuan otak
Artikel

Kemampuan Otak dan Gangguan Berbahasa pada Manusia

Desember 29, 2024
Kajian Kelimuan : “Kemampuan Otak Kiri Dan Kanan Dalam Berbahasa”
Artikel

Kajian Kelimuan : “Kemampuan Otak Kiri Dan Kanan Dalam Berbahasa”

Desember 29, 2024
  • Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

    Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

    98744 shares
    Share 39498 Tweet 24686
  • Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

    98746 shares
    Share 39498 Tweet 24687
  • KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

    98758 shares
    Share 39503 Tweet 24690
  • Penerimaan Mahasiswa Baru UNW Matraam, Ini Beasiswa yang disediakan bagi Calon Mahasiswa

    100002 shares
    Share 40001 Tweet 25001
  • Bank NTB Syariah Raih Penghargaan Infobank 13th Sharia Award 2024

    100470 shares
    Share 40188 Tweet 25118
  • SANTRI DAN RESOLUSI JIHAD SANTRI DALAM LINTASAN LITERATUR SEJARAH

    100433 shares
    Share 40173 Tweet 25108
  • RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

    98738 shares
    Share 39495 Tweet 24685
  • Seleksi Mahasiswa Baru UNW Mataram Gelombang I, 2000 Calon Mahasiswa Ikuti Tes Tulis dan Wawancara

    99410 shares
    Share 39764 Tweet 24853
  • Mennutup Tahun 2025, UNW Mataram Resmi Buka Program Pasca Sarjana S2 PAI dan S2 HKI

    98946 shares
    Share 39578 Tweet 24737
  • Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

    98742 shares
    Share 39497 Tweet 24686

BeritaTerbaru

Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

Kecerdasan Buatan dan Paradoks Produktivitas Manusia: Peluang, Tantangan, dan Proyeksi Lima Tahun ke Depan

Juli 10, 2026
RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

RIMO RUN 2026 Semarakkan HUT Ke-62 Bank NTB Syariah, Wujudkan Semangat Transformasi dan Gaya Hidup Sehat Bersama Masyarakat

Juli 10, 2026
Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

Semangat Transparansi Menggema, Seluruh Badan Publik Antusias Ikuti Bimtek e-Monev KIP NTB

Juli 7, 2026
KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

KI NTB Selesaikan Sengketa Informasi Lewat Mediasi, Tegaskan Hak Publik atas Keterbukaan Informasi

Juli 3, 2026
universitas bumigora

Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

Juli 3, 2026
BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

BANK NTB SYARIAH KEMBALI JADI PENYALUR KUR, PERLUAS AKSES PEMBIAYAAN UMKM DAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Juli 1, 2026
AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

AKSELERASI TRANSFORMASI DIGITAL: BANK NTB SYARIAH DUKUNG PENUH E-TICKETING DAN GATE IN ONLINE DI PELABUHAN SENGGIGI

Juli 1, 2026
Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Juli 1, 2026
Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

Tingkatkan Kualitas Keterbukaan Informasi, BPOM Mataram Gandeng Komisi Informasi NTB gelar Sosialisasi standar layanan

Juli 1, 2026
Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

Bupati Lotim Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar

Juni 30, 2026
SELAPARANGPOST | Portal Berita Online

© 2022 SELAPARANGPOST - Portal Berita Obyektif dan Tajam by. Developer Selaprangpost.

Navigate Site

  • Home
  • About
  • Team
  • World
  • Tech
  • Buy now!

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Terkini
  • Pemilu 2024
  • Daerah

© 2022 SELAPARANGPOST - Portal Berita Obyektif dan Tajam by. Developer Selaprangpost.